Si Langka dari Pantura

Iklan Kawis

Sebuah daerah memerlukan ikon untuk menjadi identitas daerah tersebut. Di Kabupaten Rembang terdapat banyak hal – hal unik yang bisa menjadi ikon Kabupaten Rembang. Salah satunya berasal dari perkebunan yaitu buah kawis.

Buah kawis mempunyai tempurung yang sangat keras bila sudah tua daging buahnya berwarna coklat kehitam-hitaman dengan aroma yang sangat khas. Pohon kawis berperawakan kecil dan meluruhkan daun-daunnya, tingginya mencapai 12 m, bercabang banyak dan ramping-ramping, berduri tajam dan lurus, panjangnya sampai 4 cm. Pohonnya tumbuh lambat dan tidak akan menghasilkan buah sampai berumur 15 tahun atau lebih.

Buah kawis sendiri dipercaya mempunyai manfaat untuk mengobati penyakit antara lain untuk menurunkan panas, pengelat, bersifat tonikum, dan digunakan sebagai obat sakit perut.

Akhir – akhir ini pohon buah kawis sangat jarang ditemui di Kabupaten Rembang. Oleh karena itu untuk menjaga kelestarian kawis Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Dinas Pertanian dan Kehutanan menanam 1000 bibit kawis.

Kesulitan lain dalam mengolah kawis adalah menjadikan kawis sebagai oleh – oleh kuliner khas Kabupaten Rembang. Berangkat dari hal tersebut, Imam Tohari salah seorang pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang mencoba mengolah buah kawis menjadi berbagai macam makanan olahan kawis.

Diantaranya adalah sirup sari buah kawis, limun sari buah kawis, madu mongso kawis, kecap kawis dan selai buah kawis. Menurut Imam tohari, keunggulan produknya dibanding produk lain yang sejenis adalah bahan baku kawis yang digunakan benar – benar yang sudah tua serta produknya benar – benar menggunakan sari buah kawis sebagai bahan dasar.

Jika anda berminat terhadap produk tersebut anda dapat menghubungi perusahaan bapak imam tohari di desa gegunung kulon Rembang dijalan Gajah Mada Gg. Dorangan Tengah No.7 Rembang.

Iklan

Komentar ditutup.