Satu Juta Benih untuk Budidaya Lele

Perikanan

Kabupaten Rembang memiliki pantai terpanjang di Jawa Tengah yaitu ± 65 Km, hal tersebut merupakan potensi untuk mensejahterakan masyarakat Rembang sesuai dengan program Empat Pilar Bupati Rembang. Berikut ini merupakan cuplikan wawancara antara Radio Citra Bahari Fm dengan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Ir Suparman MM dalam acara cambuk mbangun ndeso.

Menurut Suparman, untuk mengembangkan potensi perikanan dan kelautan diKabupaten Rembang DKP telah menyiapkan langkah – langkah yang strategis untuk mengembang usaha dibidang kelautan dan perikanan. Langkah – langkah tersebut antara lain dengan mencukupi sarana dan prasarana (sarpras) dibidang perikanan yaitu pembangunan pelabuhan perikanan, pangkalan pendaratan ikan, Revitalisasi TPI se-Kabupaten Rembang, modernisasi armada kapal agar kapal dapat mencari ikan lebih jauh lagi. Untuk menampung hasil perikanan DKP juga akan mengembangkan sejumlah TPI antara lain TPI Binangun karena memiliki potensi yang besar. Selain itu DKP Wacanakan membangun pasar ikan di TPI Tasik Agung dibagian selatan TPI Tasikagung sedangkan kegiatan TPI Tasikagung sendiri dibagian barat.

Menanggapi keluhan nelayan terkait masalah perijinan DKP meminta kepada pemerintah pusat dan provinsi agar transparan dalam perijinan dan ada Standard Operating Prosedure (SOP) yang jelas mengenai batas waktu serta biaya perijinan. DKP juga sedang merancang perijinan yang sederhana agar nelayan tidak lagi mengeluhkan lagi mengenai perijinan.

Untuk bidang budidaya DKP juga membuka kelompok – kelompok budidaya di Kabupaten Rembang untuk menjadi sentra perikanan serta ditingkatkan dari sisi pengelolaan manajemen dengan mempersiapkan sumberdaya manusia dan teknik budidaya yang baik. ”Sebagai tahap awal, kami akan mengembangkan budidaya lele melalui program 1 juta benih lele di Balai benih ikan (BBI) Desa Pamotan kecamatan Pamotan.” ujar Suparman.

Lebih lanjut Suparman menerangkan DKP sejak tahun 2009 sudah bekerjasama dengan Bappeda dan IPB bogor untuk mengolah hasil tangkap ikan dan meningkatkan hasil penjualan ikan melalui pengolahan. Selain itu menurut Suparman untuk pengolahan ikan bukan sekedar mengolah tapi menciptakan kemasan yang bagus tidak harus mahal tapi menjamin produk aman serta memberi kesan pertama yang bagus. ”Rembang sudah mempunyai pioner untuk pengolahan ikan yaitu PT Remina Food,” kata mantan Kabag Humas itu.

Untuk menjaga agar kelestarian ikan serta sinergi dengan program sea front city. DKP berusaha melestarikan terumbu karang serta meningkatkan hutan bakau di Rembang, menjaga ruang terbuka hijau tumbuh lebih baik, serta mengajak sektor lain untuk membuat pantai lestari indah dipandang.

Iklan

Komentar ditutup.