Makam Tan Sin Ko Aset Sejarah Baru Rembang

MakamSatu lagi situs bersejarah di Kecamatan Lasem yang saat ini mendapat banyak perhatian dari berbagai kalangan. Yaitu Makam Tan Sin Ko, salah satu pejuang lokal yang dahulunya sering disebut Singseh oleh masyarakat sekitar makam yang terletak di desa Dorokandang.

Belum lama ini makam Tan Sin Ko juga ramai didatangi rombongan keturunan Raden Mas Said (Mangkunegara I Keraton Solo) dan warga Tionghoa yang sebagian besar merupakan warga Lasem yang tinggal di jakarta (Pawala). Mereka menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dihadapan Makam.

Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Sejarah (Fokmas) Ernantoro saat ditemui di rumahnya menceritakan bahwa Tan Sin Ko adalah salah satu pemimpin ribuan pasukan Tionghoa yang ikut mengusir Kompeni Belanda di Semarang dan wilayah Rembang – Lasem bersama pasukan pribumi yang dipimpin putra Mantan Bupati Lasem Raden Panji Margono dan Bupati Lasem Widyaningrat atau Oey Ing Kiat pada tahun 1741.

“Tidak hanya itu, Tan Sin Ko juga ikut berperang melawan VOC di Demak, Grobogan, Kudus, Pati dan Juwana bersama Raden Mas Said (Pangeran Samber Nyowo)”.tambahnya

Pada bulan Oktober 1742 Tan Sin Ko akhirnya gugur saat bertempur melawan VOC di pantai Lasem, kemudian kepalanya dipenggal dan tubuhnya dimakamkan di dukuh Narukan Desa Dorokandang.

Makam Tan Sin Ko yang belum lama ini ditemukan dalam kondisi tidak terawat, sekarang sudah direhab. Ke depan diprediksi akan semakin banyak dikunjungi oleh berbagai kalangan. Pasalnya Fokmas bersama Pawala tengah memperjuangkan Tan Sin Ko agar mendapat status sebagai Pahlawan Nasional.

“Rencananya dalam waktu dekat di area makam Tan Sin Ko juga akan dibangun patung Tan Sin Ko.“ ungkap Toro.

Sementara Kepala Desa Dorokandang, Drs. Kasmunik saat menanggapi perkembangan makam Tan Sin Ko yang ada wilayah desanya mengaku sangat mendukung, namun pihaknya menyarankan agar akses jalan menuju  makam dapat diperbaiki,sehingga peziarah nyaman ketika masuk area pemakaman.

Masyarakat yang haus akan wisata sejarah sekarang ini, diyakini membuat banyak orang yang ingin mengetahui lebih jauh lagi situs-situs sejarah, termasuk yang ada di Kabupaten Rembang. Apalagi dari pantauan Bangkit masyarakat Lasem bersama Fokmas sejauh ini mempunyai semangat yang sama, yaitu semangat ingin memajukan, mengembangkan potensi wisata yang ada di Kecamatan dengan sebutan Tiongkok Kecil ini.

Iklan

Komentar ditutup.